Rilis Pemeringkatan Scopus 2025: Enam Jurnal Hukum Indonesia Tembus Top 30 Global

image 13 agu 2026, 19.45.05

PAREPARE — Pangkalan data akademik global, Elsevier, resmi merilis pemeringkatan metrik CiteScore Scopus terbaru untuk tahun 2025. Dalam rilis tersebut, dunia publikasi akademik nasional mencatatkan pencapaian gemilang. Sebanyak enam jurnal ilmiah asal Indonesia dari rumpun keilmuan hukum berhasil menembus jajaran 30 besar dunia, bersanding dengan publikasi prestisius berskala internasional.

Berdasarkan data pemeringkatan kategori Hukum (Law), posisi puncak global dipimpin oleh Government Information Quarterly dengan nilai CiteScore mencapai 23.9, disusul Resources Policy (20.3) dan Telematics and Informatics (17.3). Di tengah persaingan ketat tersebut, jurnal Ijtihad: Jurnal Wacana Hukum Islam dan Kemanusiaan asal Indonesia berhasil mencuri perhatian dengan menduduki peringkat ketujuh dunia (CiteScore 12.6), sekaligus menempatkannya di persentil ke-99.

Keberhasilan di jajaran elite tersebut turut diikuti oleh lima jurnal kebanggaan nasional lainnya. Juris: Jurnal Ilmiah Syariah tampil impresif di peringkat ke-17 dengan skor 9.0, disusul oleh El-Mashlahah di posisi ke-19 dengan nilai 8.8. Mendekati batas bawah 30 besar, Al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum Islam menempati urutan ke-28 (skor 8.0). Menggenapi capaian tersebut, Journal of Human Rights, Culture and Legal System dan Al-Ihkam: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial masing-masing mengamankan posisi ke-29 dan ke-30 dengan perolehan skor 7.9 dan 7.8.

Di samping pencapaian dalam daftar 30 besar, sorotan khusus tertuju pada rekam jejak Jurnal Media Hukum yang diterbitkan oleh Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Jurnal berstatus akses terbuka (open access) ini mencatatkan metrik yang solid dengan perolehan CiteScore 4.4, SJR 0.540, dan SNIP 1.929. Angka ini secara resmi menempatkan Jurnal Media Hukum di peringkat ke-113 dari total 1.162 jurnal hukum secara global, yang mengukuhkan posisinya di persentil ke-90.

Lonjakan peringkat jurnal-jurnal nasional ini menjadi indikator positif bagi ekosistem publikasi ilmiah perguruan tinggi di Indonesia. Capaian metrik Scopus 2025 ini membuktikan bahwa standar tata kelola manajerial naskah, kepatuhan struktur indeksasi berstandar internasional, serta manajemen penyuntingan teknis pada sistem Open Journal Systems (OJS) telah diimplementasikan dengan sangat matang oleh para pengelola jurnal di Tanah Air.

PeringkatNama JurnalCiteScorePersentil
1Government Information Quarterly23.999th
2Resources Policy20.399th
3Telematics and Informatics17.399th
4Journal of Business Ethics15.999th
5Computers and Security15.499th
6Artificial Intelligence and Law12.799th
7Ijtihad: Jurnal Wacana Hukum Islam dan Kemanusiaan 🇮🇩12.699th
8IEEE Communications Standards Magazine12.699th
9Computer Standards and Interfaces12.199th
10Accident Analysis and Prevention12.199th
11Social Science Computer Review11.299th
12Regulation and Governance10.699th
13Transport Policy10.398th
14International Security9.898th
15European Journal of Psychology Applied to Legal Context9.598th
16Journal of Quantitative Criminology9.098th
17Juris: Jurnal Ilmiah Syariah 🇮🇩9.098th
18Cambridge Prisms: Coastal Futures8.998th
19El-Mashlahah 🇮🇩8.898th
20Journal of Family Violence8.798th
21Computer Law and Security Review8.798th
22Marine Policy8.798th
23Journal of Islamic Law8.698th
24Criminology8.597th
25Annual Review of Criminology8.597th
26Journal of Air Transport Management8.497th
27Utilities Policy8.297th
28Al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum Islam 🇮🇩8.097th
29Journal of Human Rights, Culture and Legal System 🇮🇩7.997th
30Al-Ihkam: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial 🇮🇩7.897th

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *