[Parepare/El Haq] – Tim redaksi Jurnal Tasdiruna resmi mengumumkan keberhasilan penyelesaian dan penerbitan publikasi perdana mereka, Volume 1, Edisi Juni 2026. Keberhasilan ini menandai tonggak sejarah penting bagi jurnal dalam memberikan kontribusi nyata terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan pemikiran akademik di tingkat global.
Pada edisi perdana ini, Jurnal Tasdiruna menyajikan 5 artikel ilmiah berkualitas tinggi yang mencakup berbagai isu strategis, mulai dari transformasi hukum Islam, ekologi, ketahanan ekonomi berbasis Maqāṣid, etika kecerdasan buatan (AI), hingga sosiologi hukum Islam. Penerbitan ini juga diwarnai oleh kolaborasi riset internasional yang kuat antarpeneliti dari berbagai negara, seperti Indonesia, Malaysia, Mesir, Kuwait, Yordania, dan Kolombia.
Berikut adalah daftar artikel yang resmi diterbitkan dalam Jurnal Tasdiruna Volume 1, Juni 2026:
- Reconceptualizing Social Security as State-Led Hibah: Islamic Legal Transformation and Social Protection for Informal Workers (Halaman 1-12) Penulis: Muh Fajri Munawwir (IAIN Parepare, Indonesia), Sri Wahyuni Rustam (IAIN Parepare, Indonesia), Haerul Anwar (Universiti Teknologi Malaysia, Malaysia).
- Eco-Jihad as a Catalyst for Social Transformation: An Interdisciplinary Study of Islamic Environmental Law in Mitigating Climate Change (Halaman 13-28) Penulis: Zulfahmi AR (Al Azhar University, Mesir), Muhammad Sa’ad Gadallah (Kuwait University, Kuwait).
- Islamic Finance and Economic Resilience: Responding to the Climate Crisis with Maqāṣid Principles (Halaman 29-44) Penulis: Hamza Abed Alkarim Hammad (University of Jerash, Yordania), Muhammad Said (IAIN Parepare, Indonesia).
- Maqāṣid al-Sharīʿah in the Age of Artificial Intelligence: Constructing an Islamic Ethical Framework for AI Governance and Regulation (Halaman 45-66) Penulis: Ahmad (IAIN Parepare, Indonesia), Umar Sheikh Tahir (Columbia University, Kolombia).
- Uang Panai’ in Bugis Community Marriages in Mimika Regency: A Perspective of Sociology of Islamic Law (Halaman 67-85) Penulis: Muhammad Irsyadillah Munir, Abdul Syatar, Zulhas’ari Mustafa, Sabri Samin, Andi Muhammad Akmal (UIN Alauddin Makassar, Indonesia).

Sesaat setelah resmi dirilis secara daring, artikel-artikel tersebut langsung memantik antusiasme para akademisi. Berdasarkan data dasbor OJS terbaru, artikel utama mengenai rekonseptualisasi jaminan sosial telah dilihat abstraknya sebanyak 120 kali, disusul oleh artikel tema Eco-Jihad yang mencapai 59 kali abstract view. Hal ini menunjukkan bahwa topik yang diangkat memiliki daya tarik dan relevansi yang sangat tinggi bagi komunitas ilmiah.
Menanggapi pencapaian penting dan antusiasme pembaca ini, Editor in Chief Jurnal Tasdiruna, Islamul Haq, memberikan apresiasi yang tinggi serta menyampaikan arah strategis jurnal ke depan.
“Alhamdulillah, dedikasi dan kerja keras seluruh tim editor, reviewer, serta para penulis akhirnya membuahkan hasil dengan terbitnya Volume 1 Juni 2026 ini. Kehadiran penulis-penulis dari berbagai institusi ternama dunia mulai dari Asia Tenggara, Timur Tengah, hingga Amerika Selatan—adalah langkah awal dari komitmen panjang kami untuk menghadirkan platform publikasi ilmiah yang kredibel, integratif, dan berdampak luas,” ujar Islamul Haq.
Beliau juga menambahkan terkait urgensi pengajuan E-ISSN yang akan segera dilakukan pasca-terbitnya edisi perdana ini.
“Pengajuan E-ISSN kini menjadi prioritas utama kami. Dengan modal kemitraan global dan diversifikasi penulis internasional pada volume pertama ini, kami optimis proses pengajuan ke Pusat Data dan Dokumentasi Ilmiah (PDDI) BRIN akan berjalan lancar. Adanya E-ISSN resmi tidak hanya memenuhi standar tata kelola jurnal nasional, tetapi juga membuka jalan bagi Jurnal Tasdiruna untuk memperluas indeksasi global agar karya-karya di dalamnya dapat diakui dan dikutip secara luas. Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh sivitas akademika,” pungkas Islamul Haq.
Seiring dengan rilisnya edisi perdana ini, Jurnal Tasdiruna juga secara resmi membuka panggilan artikel (Call for Papers) untuk volume berikutnya. Para peneliti, dosen, dan praktisi diundang untuk mengirimkan manuskrip terbaik mereka melalui sistem OJS (Open Journal System) resmi Jurnal Tasdiruna.
