Perguruan tinggi tidak boleh berdiri sebagai menara gading yang terpisah dari persoalan masyarakat. Pengetahuan yang diproduksi di kampus seharusnya memiliki hubungan dengan kebutuhan nyata masyarakat.Penelitian akademik perlu diarahkan tidak hanya untuk memenuhi kewajiban administratif atau menghasilkan publikasi, tetapi juga menjawab persoalan sosial. Kemiskinan, pendidikan, lingkungan, kesehatan masyarakat, hukum, keluarga, dan transformasi digital merupakan contoh bidang yang membutuhkan kontribusi akademisi.Hubungan kampus dan masyarakat juga perlu dibangun melalui kolaborasi. Mahasiswa dapat dilibatkan dalam penelitian berbasis komunitas, pengabdian masyarakat, pendampingan, dan berbagai program inovasi sosial.Dengan demikian, perguruan tinggi tidak hanya menghasilkan lulusan yang kompeten secara akademik, tetapi juga manusia yang memahami persoalan masyarakat dan memiliki keberanian untuk memberikan solusi.
