Perguruan tinggi idealnya menjadi tempat lahirnya gagasan baru. Namun, budaya administratif yang terlalu dominan dapat membuat energi akademik terserap oleh pekerjaan rutin dan dokumentasi.Administrasi tetap penting, tetapi tidak boleh mengalahkan substansi akademik. Kampus harus memberikan ruang yang cukup bagi dosen dan mahasiswa untuk membaca, berdiskusi, meneliti, menulis, dan menghasilkan inovasi.Produksi gagasan membutuhkan ekosistem. Seminar ilmiah, kelompok kajian, pusat penelitian, jurnal, komunitas akademik, dan kolaborasi lintas disiplin dapat menjadi instrumen penting untuk membangun ekosistem tersebut.Kampus yang kuat bukan hanya kampus yang memiliki banyak gedung dan program, tetapi kampus yang mampu menghasilkan gagasan yang memengaruhi masyarakat.
Mengembalikan Kampus sebagai Ruang Produksi Gagasan
