Globalisasi membuat masyarakat semakin terbiasa menggunakan berbagai bahasa dalam komunikasi sehari-hari. Kemampuan berbahasa asing tentu merupakan modal penting. Namun, keterbukaan global tidak seharusnya membuat masyarakat kehilangan penghargaan terhadap bahasa Indonesia.Bahasa bukan hanya alat komunikasi. Bahasa juga merupakan bagian dari identitas, kebudayaan, dan cara masyarakat membangun pengetahuan. Karena itu, penggunaan bahasa Indonesia dalam pendidikan dan ruang publik tetap perlu dijaga kualitasnya.Di lingkungan akademik, kemampuan menulis bahasa Indonesia secara baik justru semakin penting. Gagasan yang hebat dapat kehilangan daya ketika disampaikan dengan struktur bahasa yang buruk.Menjadi masyarakat global tidak berarti meninggalkan identitas lokal. Justru kemampuan berdiri dengan identitas sendiri akan membuat seseorang lebih percaya diri dalam berinteraksi di tingkat internasional.
Menjaga Bahasa Indonesia di Tengah Globalisasi
