{"id":7,"date":"2026-05-01T10:34:23","date_gmt":"2026-05-01T10:34:23","guid":{"rendered":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/?p=7"},"modified":"2026-05-01T10:42:52","modified_gmt":"2026-05-01T10:42:52","slug":"saat-kampus-tunduk-pada-logika-pasar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/saat-kampus-tunduk-pada-logika-pasar\/","title":{"rendered":"Saat Kampus Tunduk pada Logika Pasar"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"has-text-align-center wp-block-paragraph\" style=\"font-style:normal;font-weight:700;letter-spacing:1px;text-transform:uppercase\">Oleh: Islamul Haq <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center wp-block-paragraph\">(Pembina El-Haq Global Academic)<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-wide\"\/>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex\">\n<figure data-spectra-id=\"spectra-520f011a-a06f-44a6-89f3-0b49568cd4b0\" class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1032\" height=\"774\" data-id=\"12\" src=\"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-01-at-5.59.39-PM-edited.jpeg\" alt=\"WhatsApp Image 2026 05 01 At 5.59.39 PM Edited\" class=\"wp-image-12\" title=\"Saat Kampus Tunduk pada Logika Pasar\" srcset=\"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-01-at-5.59.39-PM-edited.jpeg 1032w, https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-01-at-5.59.39-PM-edited-300x225.jpeg 300w, https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-01-at-5.59.39-PM-edited-1024x768.jpeg 1024w, https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-01-at-5.59.39-PM-edited-768x576.jpeg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1032px) 100vw, 1032px\" \/><\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" style=\"text-align: justify; margin-bottom: 20px;\">Wacana penutupan program studi yang dianggap tidak relevan dengan kebutuhan industri terus menguat dalam diskursus kebijakan pendidikan tinggi. Dalih yang digunakan tampak sederhana: efisiensi, relevansi pasar kerja, dan rasionalisasi program studi. Dalam logika birokrasi modern, program studi yang memiliki sedikit peminat atau tidak menunjukkan keterkaitan langsung dengan dunia industri dipandang sebagai beban yang harus dikurangi. Namun, pendekatan seperti ini berpotensi menyederhanakan makna pendidikan tinggi menjadi sekadar alat penyedia tenaga kerja.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" style=\"text-align: justify; margin-bottom: 20px;\">Universitas pada hakikatnya bukan institusi pelatihan kerja yang hanya berfungsi menghasilkan lulusan siap pakai bagi industri. Perguruan tinggi memiliki mandat yang jauh lebih luas, yaitu mengembangkan pengetahuan, membangun tradisi berpikir kritis, dan menjaga kesinambungan intelektual masyarakat. Jika ukuran keberhasilan kampus hanya ditentukan oleh cepat atau lambatnya lulusan diserap pasar kerja, maka universitas kehilangan identitasnya sebagai ruang pembentukan nalar dan peradaban.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" style=\"text-align: justify; margin-bottom: 20px;\">Pandangan yang terlalu menekankan relevansi industri berangkat dari asumsi bahwa pendidikan harus selalu mengikuti kebutuhan pasar. Padahal kebutuhan pasar bersifat fluktuatif, berubah cepat, dan sering kali tidak mampu memprediksi kebutuhan masa depan. Banyak profesi yang hari ini dibutuhkan belum tentu tetap relevan dalam sepuluh tahun ke depan. Sebaliknya, bidang ilmu yang hari ini dianggap kurang menjanjikan bisa menjadi sangat penting ketika perubahan sosial, teknologi, atau budaya terjadi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" style=\"text-align: justify; margin-bottom: 20px;\">Salah satu persoalan utama dalam wacana penutupan program studi adalah cara mengukur nilai suatu disiplin ilmu. Program studi sering dinilai dari indikator pragmatis: jumlah pendaftar, serapan lulusan, dan keterkaitan langsung dengan industri. Padahal ilmu pengetahuan tidak selalu memiliki manfaat yang dapat dilihat dalam jangka pendek. Ada ilmu yang bekerja sebagai fondasi sosial, budaya, dan moral masyarakat, meskipun dampaknya tidak langsung terlihat secara ekonomi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" style=\"text-align: justify; margin-bottom: 20px;\">Program studi bahasa daerah, misalnya, sering dianggap tidak memiliki prospek kerja yang luas. Namun keberadaan bidang ini berperan menjaga identitas lokal, warisan budaya, serta keberlangsungan pengetahuan tradisional. Bahasa bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga ruang penyimpanan nilai, sejarah komunitas, dan cara pandang masyarakat. Ketika bahasa hilang, maka hilang pula sebagian identitas kolektif suatu bangsa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" style=\"text-align: justify; margin-bottom: 20px;\">Demikian pula program studi seni dan kebudayaan. Dalam logika pasar, bidang seni sering dipandang tidak menghasilkan keuntungan cepat. Namun seni memiliki fungsi penting dalam membangun sensitivitas sosial, kreativitas, dan ekspresi masyarakat. Industri kreatif, pariwisata budaya, hingga diplomasi kebudayaan justru bertumpu pada penguatan sektor seni dan kebudayaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" style=\"text-align: justify; margin-bottom: 20px;\">Program studi keagamaan juga kerap dinilai tidak memiliki hubungan langsung dengan kebutuhan industri modern. Padahal bidang ini berkontribusi dalam membangun moralitas publik, moderasi beragama, serta harmoni sosial. Di tengah meningkatnya polarisasi sosial dan konflik identitas, pendidikan keagamaan memiliki fungsi strategis dalam menjaga stabilitas sosial.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" style=\"text-align: justify; margin-bottom: 20px;\">Bidang ilmu komunikasi komunitas, pemberdayaan masyarakat, atau studi pedesaan juga sering dipandang kurang populer. Namun disiplin ini memainkan peran penting dalam pembangunan sosial, advokasi masyarakat marginal, dan penguatan partisipasi publik. Dalam konteks negara berkembang, keberadaan ilmu yang dekat dengan masyarakat justru menjadi instrumen penting dalam pembangunan yang berkeadilan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" style=\"text-align: justify; margin-bottom: 20px;\">Perguruan tinggi memiliki fungsi yang tidak dapat disamakan dengan lembaga ekonomi atau institusi produksi tenaga kerja. Kampus dibangun sebagai ruang pengembangan ilmu, tempat bertemunya gagasan, serta wadah untuk merawat tradisi intelektual. Karena itu, ukuran keberhasilan pendidikan tinggi tidak dapat disederhanakan hanya pada aspek keuntungan ekonomi atau kebutuhan industri saat ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" style=\"text-align: justify; margin-bottom: 20px;\">Ketika kebijakan pendidikan terlalu menitikberatkan pada permintaan pasar, terdapat kecenderungan bahwa program studi akan dinilai berdasarkan manfaat praktis jangka pendek. Cara pandang seperti ini berpotensi menempatkan ilmu pengetahuan dalam posisi yang sempit, yaitu hanya dihargai jika memiliki nilai komersial yang cepat terlihat. Akibatnya, bidang ilmu yang berperan membangun kesadaran sosial, kebudayaan, atau karakter masyarakat menjadi rentan dipinggirkan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" style=\"text-align: justify; margin-bottom: 20px;\">Padahal pendidikan tinggi memiliki tanggung jawab yang lebih luas, yaitu menyiapkan generasi yang mampu memahami kompleksitas kehidupan. Tidak semua kebutuhan masyarakat dapat dijawab oleh keterampilan teknis semata. Dunia modern membutuhkan kemampuan memahami manusia, membangun empati sosial, membaca perubahan budaya, serta merumuskan solusi atas persoalan yang tidak selalu dapat dipecahkan melalui pendekatan ekonomi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" style=\"text-align: justify; margin-bottom: 20px;\">Banyak bidang ilmu berkembang karena keberanian akademik untuk mengeksplorasi persoalan yang belum tentu memiliki manfaat langsung. Pengetahuan sering tumbuh melalui proses panjang, dialog antardisiplin, dan pencarian yang tidak selalu dapat diprediksi hasilnya. Dalam konteks inilah universitas berperan sebagai penjaga keberagaman ilmu, bukan sekadar penyedia program yang mengikuti tren sesaat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" style=\"text-align: justify; margin-bottom: 20px;\">Menutup program studi berarti menghilangkan ruang pengembangan ilmu tertentu. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh mahasiswa, tetapi juga oleh ekosistem akademik. Ketika satu bidang ilmu hilang, maka hilang pula tradisi berpikir, riset, dan dialog yang dibangun selama bertahun-tahun.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" style=\"text-align: justify; margin-bottom: 20px;\">Daripada menutup program studi, pendekatan yang lebih konstruktif adalah melakukan revitalisasi. Program studi yang kurang diminati tidak selalu berarti tidak penting. Bisa jadi persoalannya terletak pada metode pengajaran, kurikulum, branding akademik, atau kurangnya integrasi lintas disiplin.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" style=\"text-align: justify; margin-bottom: 20px;\">Kampus dapat melakukan pembaruan kurikulum tanpa menghilangkan identitas ilmu. Program studi filsafat dapat dikaitkan dengan etika teknologi. Sastra dapat dikembangkan dalam kajian media digital. Sejarah dapat berkolaborasi dengan industri kreatif dan pelestarian budaya. Antropologi dapat dikaitkan dengan kebijakan publik dan pembangunan sosial.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" style=\"text-align: justify; margin-bottom: 20px;\">Pendekatan lintas disiplin justru menjadi kebutuhan pendidikan tinggi masa kini. Dunia kerja modern tidak hanya membutuhkan keterampilan teknis, tetapi juga kemampuan berpikir, komunikasi, analisis, dan adaptasi. Program studi yang dianggap kurang populer dapat tetap relevan jika mampu menunjukkan kontribusi intelektualnya dalam konteks baru.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" style=\"text-align: justify; margin-bottom: 20px;\">Menutup program studi karena dianggap tidak relevan adalah keputusan yang berisiko mempersempit keragaman ilmu pengetahuan. Universitas yang sehat bukan universitas yang hanya memiliki program studi dengan nilai ekonomi tinggi, tetapi universitas yang mampu menjaga keseimbangan antara ilmu terapan dan ilmu dasar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" style=\"text-align: justify; margin-bottom: 20px;\">Dalam ekosistem pendidikan tinggi, setiap disiplin ilmu memiliki fungsi masing-masing. Ada ilmu yang menghasilkan inovasi industri, ada yang menjaga etika, ada yang mengembangkan teori, dan ada yang merawat identitas budaya. Semua bidang tersebut saling menopang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" style=\"text-align: justify; margin-bottom: 20px;\">Jika pendidikan tinggi hanya diarahkan pada kebutuhan pasar, maka kampus akan kehilangan peran reflektifnya. Universitas tidak lagi menjadi ruang untuk berpikir tentang manusia, nilai, budaya, dan masa depan. Ia hanya menjadi lembaga produksi tenaga kerja.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" style=\"text-align: justify; margin-bottom: 20px;\">Penutupan program studi mungkin terlihat sebagai langkah administratif yang sederhana. Namun di balik itu terdapat pertaruhan besar tentang arah pendidikan tinggi. Apakah universitas tetap menjadi rumah ilmu pengetahuan, atau berubah menjadi mesin ekonomi yang bekerja berdasarkan permintaan pasar? Jawaban atas pertanyaan itu akan menentukan wajah pendidikan masa depan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: Islamul Haq (Pembina El-Haq Global Academic) Wacana penutupan program studi yang dianggap tidak relevan dengan kebutuhan industri terus menguat dalam diskursus kebijakan pendidikan tinggi. Dalih yang digunakan tampak sederhana: efisiensi, relevansi pasar kerja, dan rasionalisasi program studi. Dalam logika birokrasi modern, program studi yang memiliki sedikit peminat atau tidak menunjukkan keterkaitan langsung dengan dunia [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":12,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"narrow-width-container","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-7","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-opini"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Saat Kampus Tunduk pada Logika Pasar - | El Haq Insight<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/saat-kampus-tunduk-pada-logika-pasar\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Saat Kampus Tunduk pada Logika Pasar - | El Haq Insight\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Oleh: Islamul Haq (Pembina El-Haq Global Academic) Wacana penutupan program studi yang dianggap tidak relevan dengan kebutuhan industri terus menguat dalam diskursus kebijakan pendidikan tinggi. Dalih yang digunakan tampak sederhana: efisiensi, relevansi pasar kerja, dan rasionalisasi program studi. Dalam logika birokrasi modern, program studi yang memiliki sedikit peminat atau tidak menunjukkan keterkaitan langsung dengan dunia [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/saat-kampus-tunduk-pada-logika-pasar\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"| El Haq Insight\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-05-01T10:34:23+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-05-01T10:42:52+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-01-at-5.59.39-PM-edited.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1032\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"774\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/saat-kampus-tunduk-pada-logika-pasar\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/saat-kampus-tunduk-pada-logika-pasar\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e6135777c8cef190f53ac9948c59c86f\"},\"headline\":\"Saat Kampus Tunduk pada Logika Pasar\",\"datePublished\":\"2026-05-01T10:34:23+00:00\",\"dateModified\":\"2026-05-01T10:42:52+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/saat-kampus-tunduk-pada-logika-pasar\\\/\"},\"wordCount\":990,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/saat-kampus-tunduk-pada-logika-pasar\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/WhatsApp-Image-2026-05-01-at-5.59.39-PM-edited.jpeg\",\"articleSection\":[\"Opini\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/saat-kampus-tunduk-pada-logika-pasar\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/saat-kampus-tunduk-pada-logika-pasar\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/saat-kampus-tunduk-pada-logika-pasar\\\/\",\"name\":\"Saat Kampus Tunduk pada Logika Pasar - | El Haq Insight\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/saat-kampus-tunduk-pada-logika-pasar\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/saat-kampus-tunduk-pada-logika-pasar\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/WhatsApp-Image-2026-05-01-at-5.59.39-PM-edited.jpeg\",\"datePublished\":\"2026-05-01T10:34:23+00:00\",\"dateModified\":\"2026-05-01T10:42:52+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/saat-kampus-tunduk-pada-logika-pasar\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/saat-kampus-tunduk-pada-logika-pasar\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/saat-kampus-tunduk-pada-logika-pasar\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/WhatsApp-Image-2026-05-01-at-5.59.39-PM-edited.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/WhatsApp-Image-2026-05-01-at-5.59.39-PM-edited.jpeg\",\"width\":1032,\"height\":774,\"caption\":\"Islamul Haq\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/saat-kampus-tunduk-pada-logika-pasar\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Saat Kampus Tunduk pada Logika Pasar\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/\",\"name\":\"El Haq Insight\",\"description\":\"Wawasan Akademik dan Informasi Publikasi Terkini\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/#organization\",\"name\":\"El Haq Insight\",\"url\":\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/Gemini_Generated_Image_2dzqjt2dzqjt2dzq-Diedit.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/Gemini_Generated_Image_2dzqjt2dzqjt2dzq-Diedit.png\",\"width\":802,\"height\":856,\"caption\":\"El Haq Insight\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e6135777c8cef190f53ac9948c59c86f\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e984126f2c7002af34f9da281919d9c88e3fcc721e98abdb44b8ec7b669c18ed?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e984126f2c7002af34f9da281919d9c88e3fcc721e98abdb44b8ec7b669c18ed?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e984126f2c7002af34f9da281919d9c88e3fcc721e98abdb44b8ec7b669c18ed?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/author\\\/admin_elhaq\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Saat Kampus Tunduk pada Logika Pasar - | El Haq Insight","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/saat-kampus-tunduk-pada-logika-pasar\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Saat Kampus Tunduk pada Logika Pasar - | El Haq Insight","og_description":"Oleh: Islamul Haq (Pembina El-Haq Global Academic) Wacana penutupan program studi yang dianggap tidak relevan dengan kebutuhan industri terus menguat dalam diskursus kebijakan pendidikan tinggi. Dalih yang digunakan tampak sederhana: efisiensi, relevansi pasar kerja, dan rasionalisasi program studi. Dalam logika birokrasi modern, program studi yang memiliki sedikit peminat atau tidak menunjukkan keterkaitan langsung dengan dunia [&hellip;]","og_url":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/saat-kampus-tunduk-pada-logika-pasar\/","og_site_name":"| El Haq Insight","article_published_time":"2026-05-01T10:34:23+00:00","article_modified_time":"2026-05-01T10:42:52+00:00","og_image":[{"width":1032,"height":774,"url":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-01-at-5.59.39-PM-edited.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/saat-kampus-tunduk-pada-logika-pasar\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/saat-kampus-tunduk-pada-logika-pasar\/"},"author":{"name":"admin","@id":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/#\/schema\/person\/e6135777c8cef190f53ac9948c59c86f"},"headline":"Saat Kampus Tunduk pada Logika Pasar","datePublished":"2026-05-01T10:34:23+00:00","dateModified":"2026-05-01T10:42:52+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/saat-kampus-tunduk-pada-logika-pasar\/"},"wordCount":990,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/saat-kampus-tunduk-pada-logika-pasar\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-01-at-5.59.39-PM-edited.jpeg","articleSection":["Opini"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/saat-kampus-tunduk-pada-logika-pasar\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/saat-kampus-tunduk-pada-logika-pasar\/","url":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/saat-kampus-tunduk-pada-logika-pasar\/","name":"Saat Kampus Tunduk pada Logika Pasar - | El Haq Insight","isPartOf":{"@id":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/saat-kampus-tunduk-pada-logika-pasar\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/saat-kampus-tunduk-pada-logika-pasar\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-01-at-5.59.39-PM-edited.jpeg","datePublished":"2026-05-01T10:34:23+00:00","dateModified":"2026-05-01T10:42:52+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/saat-kampus-tunduk-pada-logika-pasar\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/saat-kampus-tunduk-pada-logika-pasar\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/saat-kampus-tunduk-pada-logika-pasar\/#primaryimage","url":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-01-at-5.59.39-PM-edited.jpeg","contentUrl":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-01-at-5.59.39-PM-edited.jpeg","width":1032,"height":774,"caption":"Islamul Haq"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/saat-kampus-tunduk-pada-logika-pasar\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Saat Kampus Tunduk pada Logika Pasar"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/#website","url":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/","name":"El Haq Insight","description":"Wawasan Akademik dan Informasi Publikasi Terkini","publisher":{"@id":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/#organization","name":"El Haq Insight","url":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Gemini_Generated_Image_2dzqjt2dzqjt2dzq-Diedit.png","contentUrl":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Gemini_Generated_Image_2dzqjt2dzqjt2dzq-Diedit.png","width":802,"height":856,"caption":"El Haq Insight"},"image":{"@id":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/#\/schema\/person\/e6135777c8cef190f53ac9948c59c86f","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e984126f2c7002af34f9da281919d9c88e3fcc721e98abdb44b8ec7b669c18ed?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e984126f2c7002af34f9da281919d9c88e3fcc721e98abdb44b8ec7b669c18ed?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e984126f2c7002af34f9da281919d9c88e3fcc721e98abdb44b8ec7b669c18ed?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"sameAs":["https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight"],"url":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/author\/admin_elhaq\/"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":["https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-01-at-5.59.39-PM-edited.jpeg",1032,774,false],"thumbnail":["https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-01-at-5.59.39-PM-edited-150x150.jpeg",150,150,true],"medium":["https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-01-at-5.59.39-PM-edited-300x225.jpeg",300,225,true],"medium_large":["https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-01-at-5.59.39-PM-edited-768x576.jpeg",768,576,true],"large":["https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-01-at-5.59.39-PM-edited-1024x768.jpeg",1024,768,true],"1536x1536":["https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-01-at-5.59.39-PM-edited.jpeg",1032,774,false],"2048x2048":["https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-01-at-5.59.39-PM-edited.jpeg",1032,774,false]},"uagb_author_info":{"display_name":"admin","author_link":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/author\/admin_elhaq\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"Oleh: Islamul Haq (Pembina El-Haq Global Academic) Wacana penutupan program studi yang dianggap tidak relevan dengan kebutuhan industri terus menguat dalam diskursus kebijakan pendidikan tinggi. Dalih yang digunakan tampak sederhana: efisiensi, relevansi pasar kerja, dan rasionalisasi program studi. Dalam logika birokrasi modern, program studi yang memiliki sedikit peminat atau tidak menunjukkan keterkaitan langsung dengan dunia&hellip;","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7"}],"version-history":[{"count":15,"href":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21,"href":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7\/revisions\/21"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}