{"id":3007,"date":"2026-06-12T07:15:06","date_gmt":"2026-06-12T07:15:06","guid":{"rendered":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/?p=3007"},"modified":"2026-06-12T07:15:48","modified_gmt":"2026-06-12T07:15:48","slug":"menghidupkan-kembali-pemikiran-puang-masser-oase-zakat-modern-dari-tanah-mandar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/menghidupkan-kembali-pemikiran-puang-masser-oase-zakat-modern-dari-tanah-mandar\/","title":{"rendered":"Menghidupkan Kembali Pemikiran &#8220;Puang Masser&#8221;: Oase Zakat Modern dari Tanah Mandar"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dunia Islam kontemporer sering kali berkiblat ke Timur Tengah ketika mendiskusikan pemikiran hukum Islam modern. Namun, tidak banyak yang tahu bahwa bumi Nusantara, tepatnya tanah Mandar di Sulawesi Barat, telah melahirkan seorang raksasa intelektual yang diakui dunia. Beliau adalah Dr. KH. Muhammad Nawawi Yahya Abdurrazaq, atau yang akrab disapa oleh masyarakat lokal sebagai Puang Masser (Tuan dari Mesir). Gelar Doktor bidang Syariah wa al-Qanun (Hukum Islam dan Hukum Positif) pertama dari Asia Tenggara di Universitas Al-Azhar, Kairo, menjadi bukti sahih kapasitas keilmuan beliau. Sayangnya, mutiara dari Campalagian ini sempat redup dan terlupakan di tanah airnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kehebatan Puang Masser tidak tumbuh di ruang hampa. Lahir pada tahun 1929 di Dusun Manjopai, beliau dibentuk oleh disiplin ketat sang ayah, KH. Yahya Abdul Razak. Ribuan koleksi kitab kuning di rumahnya menjadi bahan bacaan masa kecil, sebelum akhirnya beliau melakukan pengembaraan ilmiah ke Mekah, Madinah, bahkan Belanda. Puncaknya, pada tahun 1947, di tengah situasi Indonesia yang masih bergolak pasca-kemerdekaan, beliau nekat berlayar menuju Mesir. Konsistensi belajar selama puluhan tahun di Al-Azhar menasbihkan dirinya sebagai sosok langka yang mampu mengawinkan teks-teks klasik Islam dengan dinamika hukum modern dunia barat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sumbangan terbesar Syaikh Nawawi al-Majene bagi peradaban Islam ada pada disertasinya yang luar biasa tebal: <em>\u201cAz-Zakah wa an-Nadzum al-Ijtima\u2019iyah al-Mu\u2019ashirah\u201d<\/em> (Zakat dan Tatanan Masyarakat Kontemporer). Ditulis sebanyak 6 jilid dengan total lebih dari 3.000 halaman, karya ini bukan sekadar tumpukan kertas akademis. Di sinilah letak ketajaman pemikiran beliau yang melompat melampaui zamannya. Ketika banyak ulama tradisional pada masa itu masih memandang zakat sebatas ritual pembersih harta tahunan, Puang Masser sudah melihat zakat sebagai instrumen tata negara dan jaminan sosial modern.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pemikirannya dinilai sangat selaras dengan tokoh global sekelas Syaikh Dr. Yusuf al-Qardhawi. Beliau menegaskan bahwa zakat adalah senjata utama melawan kemiskinan struktural, sebuah konsep yang hari ini mati-matian coba diwujudkan oleh lembaga seperti BAZNAS melalui program zakat produktif. Namun, di sinilah ironi kebangsaan kita muncul. Mengapa pemikiran sehebat ini sempat terasing? Sebagian besar umur produktif Puang Masser dihabiskan di luar negeri, membuat namanya tenggelam di balik hiruk-pikuk panggung politik keagamaan nasional saat itu. Negara dan generasi muda Islam Indonesia sering kali terlambat mengapresiasi aset terbesarnya. Padahal, manhaj (metode) berpikir beliau yang moderat, integratif, dan solutif sangat dibutuhkan untuk menjawab tantangan ekonomi syariah hari ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Wafatnya Puang Masser di Kairo dan pemakamannya kembali di Manjopai harus menjadi momentum kebangkitan keilmuan, bukan sekadar romantisme sejarah. Warisan intelektual berupa ribuan halaman analisis zakat modern milik beliau tidak boleh dibiarkan berdebu di perpustakaan atau hanya menjadi konsumsi akademis semata. Pemerintah, lembaga filantropi Islam, dan perguruan tinggi keagamaan harus bergerak bersama mengadopsi, menerjemahkan, dan mengontekstualisasikan pemikiran beliau ke dalam kebijakan tata kelola zakat nasional. Menghidupkan kembali pemikiran Dr. KH. Muhammad Nawawi al-Majene adalah cara terbaik kita menghargai sang ulama, sekaligus jalan baru mewujudkan keadilan sosial yang dicita-citakannya dari tanah Mandar untuk dunia.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dunia Islam kontemporer sering kali berkiblat ke Timur Tengah ketika mendiskusikan pemikiran hukum Islam modern. Namun, tidak banyak yang tahu bahwa bumi Nusantara, tepatnya tanah Mandar di Sulawesi Barat, telah melahirkan seorang raksasa intelektual yang diakui dunia. Beliau adalah Dr. KH. Muhammad Nawawi Yahya Abdurrazaq, atau yang akrab disapa oleh masyarakat lokal sebagai Puang Masser&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3012,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-3007","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Menghidupkan Kembali Pemikiran &quot;Puang Masser&quot;: Oase Zakat Modern dari Tanah Mandar - | El Haq Insight<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/menghidupkan-kembali-pemikiran-puang-masser-oase-zakat-modern-dari-tanah-mandar\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Menghidupkan Kembali Pemikiran &quot;Puang Masser&quot;: Oase Zakat Modern dari Tanah Mandar - | El Haq Insight\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dunia Islam kontemporer sering kali berkiblat ke Timur Tengah ketika mendiskusikan pemikiran hukum Islam modern. Namun, tidak banyak yang tahu bahwa bumi Nusantara, tepatnya tanah Mandar di Sulawesi Barat, telah melahirkan seorang raksasa intelektual yang diakui dunia. Beliau adalah Dr. KH. Muhammad Nawawi Yahya Abdurrazaq, atau yang akrab disapa oleh masyarakat lokal sebagai Puang Masser...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/menghidupkan-kembali-pemikiran-puang-masser-oase-zakat-modern-dari-tanah-mandar\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"| El Haq Insight\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-06-12T07:15:06+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-06-12T07:15:48+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Desain-tanpa-judul-14.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/menghidupkan-kembali-pemikiran-puang-masser-oase-zakat-modern-dari-tanah-mandar\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/menghidupkan-kembali-pemikiran-puang-masser-oase-zakat-modern-dari-tanah-mandar\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e6135777c8cef190f53ac9948c59c86f\"},\"headline\":\"Menghidupkan Kembali Pemikiran &#8220;Puang Masser&#8221;: Oase Zakat Modern dari Tanah Mandar\",\"datePublished\":\"2026-06-12T07:15:06+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-12T07:15:48+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/menghidupkan-kembali-pemikiran-puang-masser-oase-zakat-modern-dari-tanah-mandar\\\/\"},\"wordCount\":471,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/menghidupkan-kembali-pemikiran-puang-masser-oase-zakat-modern-dari-tanah-mandar\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/Desain-tanpa-judul-14.png\",\"articleSection\":[\"Berita\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/menghidupkan-kembali-pemikiran-puang-masser-oase-zakat-modern-dari-tanah-mandar\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/menghidupkan-kembali-pemikiran-puang-masser-oase-zakat-modern-dari-tanah-mandar\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/menghidupkan-kembali-pemikiran-puang-masser-oase-zakat-modern-dari-tanah-mandar\\\/\",\"name\":\"Menghidupkan Kembali Pemikiran \\\"Puang Masser\\\": Oase Zakat Modern dari Tanah Mandar - | El Haq Insight\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/menghidupkan-kembali-pemikiran-puang-masser-oase-zakat-modern-dari-tanah-mandar\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/menghidupkan-kembali-pemikiran-puang-masser-oase-zakat-modern-dari-tanah-mandar\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/Desain-tanpa-judul-14.png\",\"datePublished\":\"2026-06-12T07:15:06+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-12T07:15:48+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/menghidupkan-kembali-pemikiran-puang-masser-oase-zakat-modern-dari-tanah-mandar\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/menghidupkan-kembali-pemikiran-puang-masser-oase-zakat-modern-dari-tanah-mandar\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/menghidupkan-kembali-pemikiran-puang-masser-oase-zakat-modern-dari-tanah-mandar\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/Desain-tanpa-judul-14.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/Desain-tanpa-judul-14.png\",\"width\":1000,\"height\":1000,\"caption\":\"desain tanpa judul (14)\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/menghidupkan-kembali-pemikiran-puang-masser-oase-zakat-modern-dari-tanah-mandar\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Menghidupkan Kembali Pemikiran &#8220;Puang Masser&#8221;: Oase Zakat Modern dari Tanah Mandar\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/\",\"name\":\"El Haq Insight\",\"description\":\"Wawasan Akademik dan Informasi Publikasi Terkini\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/#organization\",\"name\":\"El Haq Insight\",\"url\":\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/Gemini_Generated_Image_2dzqjt2dzqjt2dzq-Diedit.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/Gemini_Generated_Image_2dzqjt2dzqjt2dzq-Diedit.png\",\"width\":802,\"height\":856,\"caption\":\"El Haq Insight\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e6135777c8cef190f53ac9948c59c86f\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e984126f2c7002af34f9da281919d9c88e3fcc721e98abdb44b8ec7b669c18ed?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e984126f2c7002af34f9da281919d9c88e3fcc721e98abdb44b8ec7b669c18ed?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e984126f2c7002af34f9da281919d9c88e3fcc721e98abdb44b8ec7b669c18ed?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/elhaqpubcenter.org\\\/insight\\\/author\\\/admin_elhaq\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Menghidupkan Kembali Pemikiran \"Puang Masser\": Oase Zakat Modern dari Tanah Mandar - | El Haq Insight","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/menghidupkan-kembali-pemikiran-puang-masser-oase-zakat-modern-dari-tanah-mandar\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Menghidupkan Kembali Pemikiran \"Puang Masser\": Oase Zakat Modern dari Tanah Mandar - | El Haq Insight","og_description":"Dunia Islam kontemporer sering kali berkiblat ke Timur Tengah ketika mendiskusikan pemikiran hukum Islam modern. Namun, tidak banyak yang tahu bahwa bumi Nusantara, tepatnya tanah Mandar di Sulawesi Barat, telah melahirkan seorang raksasa intelektual yang diakui dunia. Beliau adalah Dr. KH. Muhammad Nawawi Yahya Abdurrazaq, atau yang akrab disapa oleh masyarakat lokal sebagai Puang Masser...","og_url":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/menghidupkan-kembali-pemikiran-puang-masser-oase-zakat-modern-dari-tanah-mandar\/","og_site_name":"| El Haq Insight","article_published_time":"2026-06-12T07:15:06+00:00","article_modified_time":"2026-06-12T07:15:48+00:00","og_image":[{"width":1000,"height":1000,"url":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Desain-tanpa-judul-14.png","type":"image\/png"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/menghidupkan-kembali-pemikiran-puang-masser-oase-zakat-modern-dari-tanah-mandar\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/menghidupkan-kembali-pemikiran-puang-masser-oase-zakat-modern-dari-tanah-mandar\/"},"author":{"name":"admin","@id":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/#\/schema\/person\/e6135777c8cef190f53ac9948c59c86f"},"headline":"Menghidupkan Kembali Pemikiran &#8220;Puang Masser&#8221;: Oase Zakat Modern dari Tanah Mandar","datePublished":"2026-06-12T07:15:06+00:00","dateModified":"2026-06-12T07:15:48+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/menghidupkan-kembali-pemikiran-puang-masser-oase-zakat-modern-dari-tanah-mandar\/"},"wordCount":471,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/menghidupkan-kembali-pemikiran-puang-masser-oase-zakat-modern-dari-tanah-mandar\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Desain-tanpa-judul-14.png","articleSection":["Berita"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/menghidupkan-kembali-pemikiran-puang-masser-oase-zakat-modern-dari-tanah-mandar\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/menghidupkan-kembali-pemikiran-puang-masser-oase-zakat-modern-dari-tanah-mandar\/","url":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/menghidupkan-kembali-pemikiran-puang-masser-oase-zakat-modern-dari-tanah-mandar\/","name":"Menghidupkan Kembali Pemikiran \"Puang Masser\": Oase Zakat Modern dari Tanah Mandar - | El Haq Insight","isPartOf":{"@id":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/menghidupkan-kembali-pemikiran-puang-masser-oase-zakat-modern-dari-tanah-mandar\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/menghidupkan-kembali-pemikiran-puang-masser-oase-zakat-modern-dari-tanah-mandar\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Desain-tanpa-judul-14.png","datePublished":"2026-06-12T07:15:06+00:00","dateModified":"2026-06-12T07:15:48+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/menghidupkan-kembali-pemikiran-puang-masser-oase-zakat-modern-dari-tanah-mandar\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/menghidupkan-kembali-pemikiran-puang-masser-oase-zakat-modern-dari-tanah-mandar\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/menghidupkan-kembali-pemikiran-puang-masser-oase-zakat-modern-dari-tanah-mandar\/#primaryimage","url":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Desain-tanpa-judul-14.png","contentUrl":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Desain-tanpa-judul-14.png","width":1000,"height":1000,"caption":"desain tanpa judul (14)"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/menghidupkan-kembali-pemikiran-puang-masser-oase-zakat-modern-dari-tanah-mandar\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Menghidupkan Kembali Pemikiran &#8220;Puang Masser&#8221;: Oase Zakat Modern dari Tanah Mandar"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/#website","url":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/","name":"El Haq Insight","description":"Wawasan Akademik dan Informasi Publikasi Terkini","publisher":{"@id":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/#organization","name":"El Haq Insight","url":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Gemini_Generated_Image_2dzqjt2dzqjt2dzq-Diedit.png","contentUrl":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Gemini_Generated_Image_2dzqjt2dzqjt2dzq-Diedit.png","width":802,"height":856,"caption":"El Haq Insight"},"image":{"@id":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/#\/schema\/person\/e6135777c8cef190f53ac9948c59c86f","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e984126f2c7002af34f9da281919d9c88e3fcc721e98abdb44b8ec7b669c18ed?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e984126f2c7002af34f9da281919d9c88e3fcc721e98abdb44b8ec7b669c18ed?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e984126f2c7002af34f9da281919d9c88e3fcc721e98abdb44b8ec7b669c18ed?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"sameAs":["https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight"],"url":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/author\/admin_elhaq\/"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":["https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Desain-tanpa-judul-14.png",1000,1000,false],"thumbnail":["https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Desain-tanpa-judul-14-150x150.png",150,150,true],"medium":["https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Desain-tanpa-judul-14-300x300.png",300,300,true],"medium_large":["https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Desain-tanpa-judul-14-768x768.png",640,640,true],"large":["https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Desain-tanpa-judul-14.png",640,640,false],"1536x1536":["https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Desain-tanpa-judul-14.png",1000,1000,false],"2048x2048":["https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Desain-tanpa-judul-14.png",1000,1000,false],"newsmatic-featured":["https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Desain-tanpa-judul-14-820x545.png",820,545,true],"newsmatic-list":["https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Desain-tanpa-judul-14-600x400.png",600,400,true],"newsmatic-thumb":["https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Desain-tanpa-judul-14-300x200.png",300,200,true],"newsmatic-small":["https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Desain-tanpa-judul-14-150x95.png",150,95,true],"newsmatic-grid":["https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Desain-tanpa-judul-14-400x250.png",400,250,true]},"uagb_author_info":{"display_name":"admin","author_link":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/author\/admin_elhaq\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"Dunia Islam kontemporer sering kali berkiblat ke Timur Tengah ketika mendiskusikan pemikiran hukum Islam modern. Namun, tidak banyak yang tahu bahwa bumi Nusantara, tepatnya tanah Mandar di Sulawesi Barat, telah melahirkan seorang raksasa intelektual yang diakui dunia. Beliau adalah Dr. KH. Muhammad Nawawi Yahya Abdurrazaq, atau yang akrab disapa oleh masyarakat lokal sebagai Puang Masser...","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3007","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3007"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3007\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3013,"href":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3007\/revisions\/3013"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3012"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3007"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3007"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/elhaqpubcenter.org\/insight\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3007"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}